Wae Rebo adalah sebuah desa adat yang sangat terkenal di Pulau Flores, tepatnya di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Desa ini sering dijuluki “desa di atas awan” karena letaknya di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, dikelilingi pegunungan dan hutan yang masih alami. Salah satu ciri paling khas Wae Rebo adalah rumah adatnya yang disebut Mbaru Niang—rumah berbentuk kerucut tinggi dengan atap dari ijuk. Di desa ini biasanya terdapat tujuh rumah utama yang melambangkan tujuh garis keturunan leluhur. Secara budaya, Wae Rebo masih sangat menjaga tradisi leluhur. Penduduknya menjalani kehidupan sederhana, bertani, dan memegang kuat adat-istiadat. Jika berkunjung, tamu wajib mengikuti upacara penyambutan yang disebut Waelu’u, sebagai bentuk izin kepada leluhur sebelum memasuki desa.